Pemanfaatan Kulit Ikan Pari (Dasyatis sp.) sebagai Sumber Gelatin Alternatif

Ikan pari (Dasyatis sp.) merupakan salah satu jenis ikan demersal yang tertangkap dalam jumlah yang relatif besar. Namun sampai saat ini pemanfaatannya belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pemanfaatan kulit ikan pari sebagai sumber alternatif penghasil gelatin dan mempelajari kualitas gelatin yang dihasilkannya berdasarkan sifat reologi.

Gelatin kulit ikan pari diekstraksi menggunakan As. Asetat 1,5% selama 12 jam dan NaOH 0,3% selama 48 jam. Gelatin kulit ikan pari diekstraksi lebih lanjut dengan air panas selama 2 jam pada suhu 800C. Parameter yang diukur untuk menguji kualitas gelatin kulit ikan pari adalah kekuatan gel, viskositas, waktu mencair, dan warna. Kekuatan gel diukur dengan Texture Analyzer, sementara viskositas diukur dengan Viscometer Rotovisco.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa gelatin kulit ikan pari mempunyai kadar yang relatif tinggi, sekitar 10,64-19,69%. Disamping itu, gelatin kulit ikan pari mempunyai kekuatan gel antara 54,75-295,07 Bloom dan viskositas antara 15-40 cP. Berdasarkan waktu mencair, gelatin kulit ikan pari relatif lebih lama mencair (125 menit) daripada gelatin komersial (89 menit).

Berdasarkan hasil ini, diketahui pula bahwa gelatin kulit ikan pari berbentuk kristal berwarna kuning pudar/muda (tipe A) dan coklat kehitaman (tipe B). Oleh karena itu gelatin kulit ikan pari diperkirakan dapat digunakan untuk berbagai keperluan bagi masyarakat.

Sumber :
Prabowo, Desy I. K. W dan H. N. Eko. 2004. Pemanfaatan Kulit Ikan Pari (Dasyatis sp.) Sebagai Sumber Gelatin Alternatif Bagi Masyarakat. GKI PPKB DUE-Like UGM. Yogyakarta.

%d blogger menyukai ini: