Ekspedisi Lombok Barat KSK 2014: Mengungkap Potensi dan Keindahan Bawah Laut di Sekotong, Lombok Barat

Ekspedisi Lombok Barat KSK 2014: Mengungkap Potensi dan Keindahan Bawah Laut di Sekotong, Lombok Barat

Negara Indonesia memiliki banyak harta keindahan alam yang melimpah, terkhusus dalam dunia kelautan. Sepertiga wilayah dari bumi merupakan komponen jajahan air yang keindahan kehidupannya selalu menjadi daya tarik yang patut diungkap. Demikian juga kegiatan besar yang telah dilakukan oleh Kelompok Studi Kelautan Fakultas Biologi UGM yang memusatkan Studi pada objek kajian lautan ini. Pulau Lombok masih menjadi tujuan besar KSK dalam melaksanakan Ekspedisinya tahun ini. Kekayaan alam laut Pulau Lombok masih menjadi daya tarik yang sangat kuat untuk dipilih sebagai objek kajian dalam ekspedisi ini. Kegiatan Ekspedisi Lombok Barat kali ini juga bekerja sama dengan Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Mataram khususnya bersama dengan Kelompok Studi yang ada: Marine Biology Club sebagai partner dalam kegiatan ini. Tim Ekspedisi KSK mengadakan ekspedisi ini dalam waktu 10 hari terhitung dari tanggal 4 September 2014 hingga tanggal 14 September 2014. Ekspedisi ini bertema “Eksplorasi dan Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Kelautan yang Berkelanjutan” dengan harapan sebagai penyemangat dan menjadi salah satu semboyan penting untuk rangkaian ekspedisi lain yang akan datang.

CIMG1865 Tepat pada pukul 12.00 WIB di tanggal 4 September 2014 tim ekspedisi KSK Lombok Barat yang berjumlah 49 orang dan terdiri dari seluruh anggota KSK dalam berbagai Kelas Keilmuan, dilepas secara simbolis oleh pihak Fakultas Biologi UGM dalam rangkaian upacara pelepasan KSK Ekspedisi 2014. Suasana haru, kata-kata penyemangat serta berbagai nasihat penting dari kalangan alumni KSK maupun para senior membanjiri suasana sebelum keberangkatan dimulai. Tim melakukan perjalanan dalam dua hari terhitung dari tanggal 4 September pukul dua siang hingga tanggal 6 September pukul tujuh petang. Perjalanan berlangsung lancar tanpa hambatan sedikitpun ditambah dengan antusias dari anggota Tim sendiri yang sangat tinggi sehingga membuat perjalanan tidak terasa lama. Kemudian, tepat di tanggal 6 September 2014 pukul tujuh petang Tim tiba dengan selamat di Balai Perikanan Budidaya Laut Sekotong Lombok Barat. Tim disambut bahagia oleh 4 orang anggota dari Tim Pendahulu Ekspedisi (Hanung Charendra, Widyastuti Merizka, Faruk Rokhman, dan Safira Chairani) serta Bapak Arsyad selaku pembimbing Tim Ekspedisi yang berdomisili di Lombok. Rangkaian penelitian dilaksanakan pada tanggal 8 September sampai dengan tanggal 11 September 2014 meliputi rangkaian penelitian mengenai 6 kajian (Algae-Lamun, Mollusca, Crustacea, Echinodermata, Pisces, Coral) dari Tim KSK dengan objek tempat di berbagai pulau-pulau daerah sekitar Sekotong, Lombok Barat. Pulau atau gili yang menjadi lokasi penelitian antara lain Gili Rengit, Gili Layar, dan Gili Sudak. Penelitian juga dilakukan di mainland, tepatnya di Pantai Gili Genting dan Ela – ela. Penelitian pada saat ekspedisi ini juga tidak hanya dilakukan oleh Tim KSK, tetapi bersama dengan Tim dari Marine Biology Club Jurusan Biologi FMIPA Universitas Mataram. Rekan-rekan dari Marine Biology Club UNRAM juga melakukan berbagai sharing ilmu dengan Tim Ekspedisi KSK salah satunya diwujudkan dengan adanya tambahan kajian berupa Bird-Watching yang kegiatannya meliputi sampling burung, kemudian Kajian Vegetasi Pantai dengan objek utama komunitas mangrove, serta Kajian mengenai Reptil yang ketiganya juga dilakukan di Gili Gede dan Gili Layar. Lewat kegiatan tambahan semacam ini, ekspedisi menjadi semakin baik karena objek kajian yang menarik ternyata juga dapat dilakukan.

IMG_2767 Tim KSK dan Tim Unram menjadi satu tim tangguh yang mampu melaksanakan kegiatan ekspedisi ini dengan baik hingga akhir, sehingga seluruh kegiatan penelitian serta proses identifikasi, preservasi sample kajian berjalan dengan sangat baik. Harapan dari beberapa kalangan kegiatan meliputi supaya tetap terjalinnya dengan baik hubungan antara UGM dan UNRAM sehingga sharing ilmu antara keduanya dapat tetap terjalin. Dalam rangka merayakan keberhasilan penelitian kurang lebih selama empat hari, akhirnya kesempatan semalam sebelum kepulangan Tim Ekspedisi KSK tepatnya pada tanggal 12 September 2014 diadakan pesta bertajuk Farewell Party bersama denganseluruh jajaran yang terlibat dalam kegiatan Ekspedisi (Tim KSK UGM, Tim MBC UNRAM, Tim Balai Perikanan Budidaya Laut), kegiatan meliputi jamuan makan besar serta penampilan seni dari UGM dan UNRAM. Acara berlangsung dengan lancar dan meriah. Pesta Farewell Party menjadi salah satu ajang yang semakin mempererat suasana kekeluargaan Tim KSK sendiri dan Tim UNRAM, hingga menjelang keberangkatan pulang pada keesokan hari tanggal 13 september 2014. Upacara Penutupan sebelum keberangkatan pulang diadakan pagi hari tanggal 13 September 2014 dan berlangsung lancar serta khidmat. Sambutan dari Pak Arsyad selaku Pembimbing Tim KSK di Balai Budidaya Laut menjadi wejangan yang kemudian patut diingat dan dilaksanakan untuk ekspedisi selanjutnya, yaitu mengenai himbauan agar Tim dapat lebih berkembang lagi, khususnya untuk mengeksplor hasil budidaya laut sehingga tidak hanya melakukan penelitian saja. Pukul sembilan lewat tiga puluh menit di hari yang sama, akhirnya Tim Ekspedisi KSK 2014 dilepas untuk melakukan perjalanan pulang kembali ke Yogyakarta. Pelepasan secara simbolis dilakukan oleh Balai Budidaya Laut yang diwakili oleh Pak Arsyad, serta Saudari Leni sebagai wakil dari pihak Tim MBC UNRAM. Suasana haru biru menyertai kepergian Tim KSK meninggalkan Balai Perikanan Budidaya Laut, Sekotong Lombok Barat. Dengan Panji KSK yang dibiarkan berkibar tertiup angin menghiasi perjalanan pulang menuju pelabuhan, Tim KSK bernyanyi-nyanyi riang di sepanjang perjalanan bersenandung Mars Ekspedisi “Satu Nyali!” dan dengan penuh harapan membawa pulang pengalaman yang tidak tergantikan serta harapan-harapan untuk ekspedisi yang semakin baik ke depannya. Ekspedisi “Satu Nyali!” tahun 2014 ini menjadi target Tim KSK yang telah terpenuhi. Dengan harapan semua hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diolah dan kemudian dapat dipublikasikan sehingga membuat KSK jauh lebih maju dan terus akan berusaha maju. Harapan besar lainnya adalah untuk melaksanakan ekspedisi selanjutnya lebih baik dengan selalu bercermin dari pengalaman ekspedisi yang telah terlaksana sebelumnya. Semoga kegiatan ini akan terus berkembang baik dan terus menjadi senjata besar menuju KSK BIOGAMA yang lebih maju.

EKSPEDISI? SATU NYALI!!!

%d bloggers like this: