OCEANS DAY 2019

OCEANS DAY 2019

Oceans Day merupakan suatu kegiatan rutin tahunan oleh Kelompok Studi Kelautan (KSK) Fakultas Biologi. Oceans Day 2019 diselenggarakan oleh KSK dalam rangka menyambut Hari Laut Sedunia yang bertepatan pada tanggal 8 Juni. Bentuk kegiatan ini berupa Talkshow yang membahas pencermaran lingkungan laut oleh sampah plastik.

Oceans Day 2019 dilaksanakan pada 18 Mei 2019 di Ruang Seminar Fakultas Biologi. Acara Talkshow ini dibuka dengan sambutan Pak Trijoko selaku Pembina KSK. Beliau menyampaikan tentang betapa gentingnya keadaan laut kita saat ini. Apa yang salah? Kesalahan terletak pada keberadaan sampah-sampah yang menggenang di perairan serta hidup beriringan dengan seluruh biota laut. Tentu ini bukanlah hal yang pas untuk kita lihat begitu saja. Sambutan ditutup dengan pesan beliau supaya kita tetap menjaga lingkungan sekitar dengan mengurangi penggunaanya. Oceans Day 2019 mengangkat tema utama berupa “Plastic: Monster We Created” dengan narasumber yang super keren yaitu Arif Rudiyanto selaku Direktur Yayasan Kanopi Indonesia (YKPI) dan Retno Suryandari sebagai perwakilan relawan Greenpeace Indonesia.

 

Kegiatan Talkshow ini bersifat umum tanpa dipungut biaya seperserpun. Talkshow terbagi kedalam dua sesi, sesi pertama diisi oleh narasumber pertama yaitu Arif Rudiyanto sebagai Direktur YKPI. Bapak Arif memaparkan fakta tentang sampah plastik di Indonesia yang menduduki peringkat ke 2 yaitu setelah Tiongkok. Sampah plastik merupakan ancaman yang dapat meracuni habitat, menghalangi pertumbuhan flora dan fauna serta dapat menggangu keberlangsungan hidup makhluk hidup. Sampah plastik adalah suatu problem dalam kegiatan penghijauan pada kawasan pesisir yaitu menggagalkan kesuksesan pembibitan mangrove. Upaya yang bisa kita terapkan untuk mengatasi problem yang ada yaitu menerapkan metode 6R yaitu Reuse, Refuse, Recycle, Rethink, Reduce dan Repair. Upaya paling efektif dan cukup sederhana berupa mengurangi penggunaan bahan plastik sekali pakai, dapat kita gunakan bahan alternatif non sekali pakai.

Sesi selanjutnya oleh narasumber kedua yaitu Retno Suryandari dari Greenpeace Indonesia. Saudari Retno menyampaikan bahwa sampah itu ada banyak jenis, misalnya sampah komposting, sampah organik, sampak kayu serta sampah non organik dengan kandungan bahan-bahan kimia yang berbahaya misalnya sampah plastik. Keberadaan sampah plastik perlu kita jadikan perhatian khusus, jangan sampai kita acuh sedangkan lingkungan mengalami kerusakan yang bertambah setiap harinya. Dimanapun sampah plastik berada, disitu terjadi masalah, entah lingkungan terestrial maupun perairan. Saudari Retno memberikan contoh nyata gerakan anti sampah plastik sebagai bentuk kecintaannya terhadap lingkungan. Ia tidak menggunakan barang-barang berbahan plastik, tidak membeli minuman dan makanan kemasan plastik. Ia bahkan sering membeli makanan dengan membawa tempat makan sendiri.

Oceans Day 2019 berlangsung dengan lancar serta meriah, terlihat dari banyaknya pastisipan yang hadir dan autusiasme dari audience saat acara berlangsung. Acara Oceans Day 2019 ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan yang bermanfaat, membuka wawasan betapa berharganya alam sekitar, bertapa akan menyesalnya kita jika lingkungan kita rusak perlahan-lahan oleh sampah plastik sehari-hari.

#JVJK

– Afifah (DXIX)

%d blogger menyukai ini: