Diseminasi Eksepedisi Sulawesi Tenggara Wakatobi 2017: Biodiversity of South-East Sulawesi for Sustainable Conservation and Utilization of Marine Resources

Diseminasi Eksepedisi Sulawesi Tenggara Wakatobi 2017: Biodiversity of South-East Sulawesi for Sustainable Conservation and Utilization of Marine Resources

Setelah sukses melaksanakan Ekspedisi di Wakatobi, Sulawesi Tenggara, pada awal tahun 2017, kini KSK Biogama kembali berinovasi dengan mengadakan satu acara menarik bertajuk Diseminasi Eksepedisi Sulawesi Tenggara, Wakatobi 2017. Diseminasi ini merupakan acara khusus yang dipersembahkan oleh KSK Biogama untuk membagi hasil kegiatan Ekspedisi Sulawesi Tenggara KSK Biogama 2017 kepada masyarakat luas khususnya elemen mahasiswa.

Diseminasi yang mengangkat tema umum Biodiversity of South-East Sulawesi for Sustainable Conservation and Utilization of Marine Resources dan tema khusus  Explore, Learn and Discover ini dilaksanakan pada Sabtu, 01 April 2017, di Auditorium Fakultas Biologi UGM. Acara dihadiri oleh peserta yang merupakan anggota dan alumni KSK Biogama, mahasiswa internal UGM, mahasiswa umum, Dinas Kelautan dan Perikanan DIY serta Balai Lingkungan Hidup DIY.

Diseminasi dibuka dengan sambutan dari Dekan Fakultas Biologi UGM dan dilanjutkan dengan 3 acara inti yaitu presentasi ilmiah hasil Ekspedisi Sulawesi Tenggara KSK Biogama 2017 dari 5 kelas keilmuan, Talkshow kepanitiaan Ekspedisi, dan Grand Launching buku hasil ekspedisi. Presentasi ilmiah dari kelas keilmuan Algae mengenai “Komposisi dan tutupan lamun di zona intertidal Pantai Soumbu Pulau Wangi-Wangi Taman Nasional Wakatobi”,  Kelas Keilmuan Crustacea mengenai “Keragaman Crustasea pada zona intertidal di Pantai Soumbu Pulau Wangi-Wangi Wakatobi Sulawesi tenggara”, Kelas Keilmuan Echinodermata mengenai “Keanekaragaman Echinodermata Pulau Wangi-Wangi Wakatobi Indonesia”, Kelas keilmuan Molusca mengenai “Keanekaragaman Gastropoda Di Pantai Soumbu Pulau Wangi-Wangi, Wakatobi, Indonesia”,  dan Kelas Keilmuan Pisces dan Coral mengenai “Keanekaragaman Ikan Karang dan Tutupan Karang di Pantai Waha dan Waelumu Pulau Wangi-Wangi, Wakatobi”. Talkshow Kepanitiaan Ekspedisi Sulawesi Tenggara KSK Biogama 2017 oleh Citra Septiani (koordinator panitia), Ferinta Rahmayanti (koordinator penelitian), dan Elisabeth Astari (tim pendahulu & koordinator Tim Penelitian Pisces dan Coral). Kemudian dilanjutkan dengan Grand Launching Buku Hasil Ekspedisi Sulawesi Tenggara KSK Biogama, Wakatobi 2017.


Sangat disayangkan jika Indonesia yang memiliki potensi biodiversitas kelautan tinggi justru menjadi sasaran penelitian peneliti asing. Adanya diseminasi ini diharapkan dapat menjadi pemantik para mahasiswa untuk lebih peduli terhadap potensi biodiversitas kelautan Indonesia melalui penelitian dan konservasi berkelanjutan untuk kelautan Indonesia yang lebih baik.

%d blogger menyukai ini: