Bersih Pantai Pandansari, Bantul, Yogyakarta

Bersih Pantai Pandansari, Bantul, Yogyakarta

Minggu (23/04), KSK BIOGAMA mengadakan acara Bakti Pantai di Pantai Pandan Sari, Sanden, Gadingsari, Bantul, Yogyakarta. Kegiatan yang diinisiasi oleh anggota KSK DXVII ini bertujuan untuk mengajak anggota KSK dan masyarakat sekitar pantai lebih peka menjaga kebersihan alam terutama lingkungan pantai serta melaksanakan salah satu tugas angkatan DXVII.

Dalam pelaksanaanya dijadwalkan peserta berkumpul di Jalan Taman Biologi (Jatabi), Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada pukul 06.15 WIB. Peserta Bakti Pantai terdiri atas Anggota Muda DXVII dan Anggota DXV. Peserta lengkap berkumpul pada pukul 07.30 kemudian dilakukan briefing mengenai pemberangkatan dan juga sambutan dari ketua KSK, Ahmad Ardi (DXV) kemudian dilanjutkan doa bersama dan perjalanan ke lokasi. Sampai di lokasi, panitia menjelaskan teknis pembersihan pantai, yaitu peserta dibagi menjadi dua kelompok kemudian masing-masing membersihkan ke arah barat dan ke arah timur. Jarak pembersihan pantai dibatasi sekitar 200 meter ke barat dan 200 meter ke timur.

Pembersihan lebih difokuskan pada sampah anorganik seperti plastik, botol bekas, kaca dan limbah logam.  Pada waktu pembersihan, peserta terlihat antusias membersihkan, dapat ditinjau dari sampah yang diperoleh cukup banyak. Tidak terlewatkan beberapa peserta juga mengabadikan momen dengan berfoto bersama disela kegiatan. Setelah sampah terkumpul, kemudian sampah dibawa ke titik kumpul semula kemudian dibawa ke tempat pembuangan sampah. Setelah itu para peserta beristirahat serta makan camilan dan minum yang telah dipersiapkan panitia. Selanjutnya seluruh peserta berfoto bersama dengan salah satu perwakilan warga sekitar sebagai bentuk silaturahmi.

Di pengujung acara dilanjutkan penutupan dengan evaluasi kegiatan. Dari anggota DXVII mengungkapkan kesan apresiasi pada kegiatan tersebut. Untuk apresiasi dan evaluasi dari anggota DXV memberi tanggapan bahwa dengan kegiatan seperti ini mengajarkan kita untuk selalu menjaga lingkungan itu tidak mudah. Harapanya kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung sebagai bentuk menjaga kelestarian alam. Selanjutnya acara ditutup dengan doa bersama kemudian berkemas dan pulang bersama-sama.

%d blogger menyukai ini: